Kenapa Ekor Sugar Glider Basah Terus? | Drh. Fira Sovica

Penyebab kenapa ekor sugar glider basah terus

menerus adalah pertanyaan yang sering ditanyakan kepada saya, baik itu oleh pengunjung blog ini maupun orang yang kebetulan kenal dengan saya. Ada beberapa sebab kenapa ekor sugar glider basah terus. Artikel ini terkait dengan artikel siklus hidup sugar glider.
Kenapa Ekor Sugar Glider Basah Terus?
Image taken from http://aboutpetlife.com
Inilah beberapa penyebab kenapa ekor sg basah terus:



  • Pertama, gejala diare.
  • Hal pertama yang mungkin bisa menjadi sebab kenapa ekor sugar glider basah terus adalah diare. Biasanya, sugar glider yang ekornya basah karena diare juga memiliki feses yang mencret/cair. Anda bisa membaca artikel saya cara mengobati sugar glider yang mencret. Selain itu, jaga selalu kebersihan kandang sugar glider untuk mencegah diare pada sugar glider.
  • Kedua, kurang kalsium.
  • Kalau buntut sugar glider anda basah tapi fesesnya tidak mencret, kemungkinan kedua adalah kurang kalsium atau gejala hind leg paralysis. Anda bisa memberikan asupan kalsium untuk sugar glider anda dengan memberikan yoghurt atau suplemen kalsium untuk sugar glider. Selengkapnya, anda bisa membaca artikel cara mengobati hind leg paralysis pada sugar glider
Demikian adalah beberapa

penyebab ekor sugar glider basah terus menerus

. Semoga artikel singkat di atas bisa membantu anda para breeder sugar glider. Terima kasih. (FS)

8 Responses to "Kenapa Ekor Sugar Glider Basah Terus?"

  1. Asalamualaikm dok mau tanya nih sedikit out of topic. Dok sg itu ada sifat toksin yg bisa membuat masalah ke reproduksi wanita ga sih dok? Yg pernah saya baca sg memang tdk sperti kucing yg jika dipelihara bs mengakibatkan sulit hamil. Tp saya blm yakin dok. Mohon penjelasannya ya dokter. Mksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa alaikum salam.
      maksudnya, apakah sugar glider bisa menyebabkan toksoplasma? sebenarnya semua hewan berdarah panas memiliki kemungkinan menyebarkan toksoplasmosis, mbak. gak cuma kucing aja. termasuk sg juga.
      namun sebenernya balik lagi ke kitanya. manusianya. bisa jaga kebersihan hewannya gak? saya sendiri di rumah pelihara burung hantu 2 ekor, errol dan padma. dan mereka gak punya kandang. kandang mereka ya kamar saya, hihihi. tapi alhamdulillah selama ini aman karena saya menjaga betul kebersihan hewannya dan ruangannya. saya juga rajin mencuci tangan pake sabun kalo abis main dengan mereka.

      selengkapnya, sudah saya bahas di artikel apakah bulu kucing penyebab toksoplasma

      kalau mbaknya emang mau pelihara sg dan agak takut sama toksoplasma, tenang aja, sg cenderung lebih kecil menyebabkan toksoplasma pada manusia, mbak. meski demikian, tetap cuci tangan sehabis main sama sg sebaiknya tetap dilakukan... :)

      Delete
    2. saya setiap slesai megang sg juga ga lupa cuci tangan kok dok sampe saat ini kebersihan sg dan kandang juga bisa saya jaga. berarti intinya apapun peliharaan nya wajib jaga kebersihan supaya tidak ada penyakit yg menular ke kita ya dok... wah makasih ya dokter penjelasannya. sangat bermanfaat :)

      Delete
    3. betul, secara garis besar seperti itu. :)

      kabari lagi :)

      Delete
  2. Selamat siang mau tanya dong sg saya usia 4 bulan , dan di bagian ekornya kelilit benang dan sepertinya ke ikat gimana ya cara menanganinya
    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada lukanya?
      mending benangnya mas lepasin aja, minta bantuan sama orang buat pegangin sgnya. dan mas coba lepasin benangnya....

      Delete
  3. dok mau tanya, kalau sugar glider saya selalu basah di area bawah (perut), itu mengapa? apakah itu keringat atau apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sgnya ada berapa ekor, mbak? :)

      wajar kok. ada kemungkinan karena urine-nya. biasanya karena itu.

      selebihnya, bisa baca artikel di atas.

      Delete

Komentar anda akan dimoderasi oleh Admin.
Pesan anda akan langsung dibalas oleh Drh. Fira Sovica.