Tuesday, July 4, 2017

Cara Memelihara dan Berburu Orangutan | Drh. Fira Sovica

Memberi tahu bagaimana orangutan dibunuh dan diburu adalah cara terbaik untuk menyadarkan masyarakat, bahwa dibalik kelucuan hewan ini, ada kekejaman tentang bagaimana orangutan dirampas dari habitatnya dan dijadikan hewan peliharaan. Ya, bagi anda yang ingin

memelihara orangutan sebagai binatang peliharaan

, anda sebaiknya memahami bagaimana orangutan diburu oleh 'penjahat-penjahan alam' yang begitu kejam merampas hewan ini dari alam dan habitatnya. Artikel ini terkait dengan artikel cara memelihara binturong.
Nah, bagaimana cara memburu orangutan di habitatnya? Berikut adalah caranya.
  • Harga anakan atau bayi orangutan berharga lebih mahal dibandingkan orangutan yang sudah dewasa, karena orangutan anakan dianggap relatif lebih mudah dijinakkan. Untuk mendapatkan bayi dan anakan orangutan, tentu saja para pemburu biadab itu menjadikan induk orangutan yang sedang menyusui sebagai terget.
  • Induk orangutan yang sedang menyusui anaknya tersebut diserang hingga terjatuh dari atas pohon, kemudian dikejar dan ditembaki. Tujuannya jelas: untuk membunuh si induk dan mendapatkan anaknya. Saat induknya berhasil dilumpuhkan, pemburu kejam itu membunuh induk orangutan dengan cara mendaratkan pukulan mematikan di atas kepala si induk, atau menghujaninya dengan tembakan. Tak jarang, anakan dan bayi orangutan itu tetap menyusui, bahkan saat induknya sudah jadi mayat, sebelum akhirnya pemburu kejam itu menariknya dari jasad induknya.
  • Para pemburu biadab itu kemudian menjual anakan orangutan ke tengkulak, yang tentu akan menjualnya lagi ke pasar gelap hewan dilindungi. Anakan dan bayi orangutan yang malang kemudian dikirim secara ilegal menggunakan kapal laut, dan dikirim ke pasar hewan internasional untuk diperjual belikan.
  • Tidak semua anakan dan bayi orangutan bisa bertahan di dalam perjalanan pengiriman itu, dan kurang dari sepertiga orangutan yang berhasil hidup: Dari 10 anakan dan bayi orangutan yang dikirim ke pasar internasional, biasanya hanya tersisa 3 atau 2 ekor saja yang selamat hingga tujuan akhir......
  • Bertahan hidup hingga berhasil di jual di pasar hewan internasional tentu juga bukan jaminan anakan dan bayi orangutan akan hidup hingga dewasa. Sangat jarang ada orangutan yang hidup hingga dewasa di tangan manusia. Rata-rata, orang yang memelihara anakan dan bayi orangutan akan "kehilangan minat" dalam memelihara hewan ini saat orangutan yang dipelihara menginjak remaja atau dewasa. Hal ini dikarenakan pada usia remaja atau dewasa, sifat asli dari orangutan akan muncul seiring dengan insting buasnya. Biasanya, pemilik orangutan akan melepaskan begitu saja orangutan peliharaannya di daerah yang bahkan bukan di habitatnya. Akibatnya, tentu saja pada akhirnya orangutan tersebut akan mati.
Begitulah

cara pemburu memburu orangutan

. Semoga artikel di atas bisa membuka mata pembaca sekalian tentang bagaimana orangutan diburu. Semoga pula artikel ini bisa mengurangi perburuan orangutan. Terima kasih (FS)

2 comments

Assalamualaikum Dok, saya ingin bertanya terkait kitten saya namanya Kitty. Saya melakukan rescue sekitar sudah 2 bulan, ketika pertama kali di temukan kedua mata Kitty tertutup dan kotor. Setiap hari saya bersihkan matanya dan kini matanya sudah dapat terbuka tp hanya satu dan satunya masih tertutup. Sampai saat ini matanya juga terus berair.

Saya sudah pernah membawanya ke vet, waktu itu Kitty diberikan tetes mata dan dicoba untuk di buka matanya tp belum bisa. Katanya matanya yang satu masih lengket dan blm bisa di buka. Dan juga tidak diberikan obat apapun untuk matanya. Dokter memberikan arahan untuk kembali lagi tp saya belum cek lagi karena keterbatasan biaya. .

Mohon penjelasannya ya Dok, penyakit apa yang Kitty jalani dan solusinya. Terimakasih sebelumnya Dok :)

This comment has been removed by the author.


Silakan upload gambar.