Friday, May 26, 2017

Cara Memelihara Beruang Madu | Drh. Fira Sovica

Beruang madu adalah salahsatu hewan dilindungi yang masih banyak dipelihara di Indonesia, baik legal (dengan izin) maupun ilegal. Sebelum memutuskan untuk

memelihara beruang madu

sebagai hewan peliharaan, perlu saya ingatkan bahwa mememlihara beruang madu tanpa izin dari BKSDA adalah tindakan melanggar hukum. Untuk membuat surat izin memelihara beruang madu, anda bisa menelepon BKSDA di propinsi tempat anda tinggal dengan membaca artikel daftar alamat dan nomor telepon BKSDA.
Hal kedua yang perlu saya ingatkan adalah, bahwa beruang madu adalah hewan buas. Bisa dikatakan, beruang madu hanya 'lucu' saat dia masih kecil saja. Setelah dia beranjak dewasa, sifat buasnya akan tetap muncul, mau sejinak apapun dan sebonding apapun beruang madu tersebut kepada anda. Dan gigitan beruang madu bisa dikatakan fatal.
Cara Memelihara Beruang Madu
Foto bayi beruang madu (wikipedia.org)



Dan inilah cara memelihara beruang madu:
  • Kandang beruang madu harus yang memiliki luas dan tinggi yang memadai. Beruang madu yang ditempatkan di kandang yang terlalu sempit akan menyebabkan beruang madu tersebut stress. Untuk anakan beruang madu, anda bisa menggunakan kandang kucing berukuran besar (kandang 2 lantai).
  • Beruang madu adalah hewan omnivora (pemakan segalanya). Makanan beruang madu adalah buah-buahan seperti pepaya, pisang, serta burung, telur burung, tunas pohon muda, dan semacamnya. Anda bisa memberikan makanan 3 hingga 5 kali sehari. Banyaknya makanan disesuaikan dengan umur beruang madu.
  • Kandang beruang madu sebaiknya dibersihkan minimal seminggu sekali.
  • Ciri beruang madu yang sehat adalah aktif di kandangnya (tidak murung), feses tidak mencret, bau feses tidak terlalu menyengat, dan nafsu makan lancar.
Demikian adalah

cara merawat beruang madu sebagai hewan peliharaan

. Semoga artikel singkat ini bisa membantu anda dalam memelihara beruang madu secara legal. Terima kasih. (FS)


Silakan upload gambar.