Cara Memelihara Rubah | Drh. Fira Sovica

Memelihara rubah sebagai hewan peliharaan memang menjadi idaman setiap orang. Bagaimana tidak, hewan yang mirip anjing ini memang unik. Kali ini, saya akan mengetengahkan judul cara memelihara rubah merah, meski sangat jarang orang yang memelihara jenis hewan rubah merah di Indonesia. Oh ya, artikel ini berkaitan dengan artikel saya, cara memelihara fennec fox.


Berikut adalah cara memelihara binatang rubah:
Cara Memelihara Rubah
  • Rubah berasal dari keluarga anjing (canidae). Meski tercatat sebagai hewan pemakan daging, namun pada kenyataannya, di habitat aslinya rubah lebih berperilaku layaknya hewan pemakan segalanya. Hewan ini memakan daging burung, serangga, dan buah-buahan. Makanan rubah yang dipelihara manusia bisa menggunakan dogfood yang dijual di pasaran. Sebagai makanan tambahan, anda juga bisa memberikan buah-buahan matang seperti potongan pepaya dan pisang (jika rubah anda menyukainya)
  • Siapkan juga kandang standart untuk anjing berukuran besar sebagai kandang rubah. Tempatkan kandang tersebut di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik dan bebas suara-suara mengagetkan.
  • Mandikan rubah peliharaan anda secara rutin minimal seminggu dua kali.
  • Rubah menandai daerah kekuasaannya dengan scent mark: mereka kerap mengencingi atau menggosok-gosokkan tubuhnya ke sekitarnya untuk menandai daerah kekuasannya. Sebaiknya, jauhkan benda-benda yang mudah pecah atau mudah jatuh.
  • Seperti halnya anjing, rubah juga rentan terkena penyakit yang umum diderita oleh anjing seperti rabies, distemper, dan sebagainya. Sebaiknya, cari dokter hewan terdekat untuk checkup secara rutin minimal sebulan dua kali.
  • Cara mengetahui kesehatan rubah adalah dari fesesnya. Dari tahinya. Feses rubah yang sehat biasanya tidak terlalu cair (tidak mencret), juga tidak terlalu padat (keras). Feses rubah yang sehat berbentuk semi-krim, tidak terasa keras jika ditekan, juga memiliki bau yang tidak terlalu busuk. Sebaliknya, rubah yang sedang sakit biasanya memiliki bau feses yang lebih busuk dari biasanya, berbentuk cair (mencret), dan terkadang juga sangat padat. Segera bawa rubah peliharaan anda ke dokter hewan atau rumah sakit hewan terdekat untuk check up.
  • Rubah adalah hewan dengan karakter jumpy jika belum mengenal siapa tuannya. Perlu pembiasaan agar dia mengenal anda sebagai pemiliknya dengan cara sering diajak bermain dan berinteraksi.
  • Rubah sendiri adalah hewan buas. Binatang rubah tidak segan melukai anda jika keberadaan anda dianggap mengancamnya. Jauhkan jangkauan anak-anak dari binatang peliharaan rubah yang belum jinak.
Demikian adalah artikel singkat mengenai cara mudah merawat rubah sebagai hewan peliharaan. Semoga artikel singkat ini bisa membantu anda dalam memelihara rubah. Ada pertanyaan? Silakan ajukan dibawah ini. Terima kasih. (FS)

14 Responses to "Cara Memelihara Rubah"

Post a Comment

Komentar anda akan dimoderasi oleh Admin.
Pesan anda akan langsung dibalas oleh Drh. Fira Sovica.