Cara Mengawinkan Tupai Kelapa | Drh. Fira Sovica

Cara breeding tupai kelapa

atau mengawinkan tupai kelapa banyak ditanyakan oleh pengunjung blog ini. Artikel tentang cara mengawinkan tupai kelapa ini saya susun berdasarkan permintaan dari beberapa pengunjung setia blog saya. Artikel cara ternak tupai kelapa ini berkaitan dengan artikel siklus hidup tupai terbang.
Cara Mengawinkan Tupai Kelapa
Image taken from mantan-bbd.blogspot.com


Berikut adalah cara mengawinkan tupai kelapa yang saya kutip dari beberapa buku sumber saya.
  1. Siapkan kandang berukuran besar.
  2. Kandang sebaiknya diberikan aksesoris berupa ranting-ranting kering. Tempatkan pula sarang yang bisa anda buat dari kotak tisu. Isi kotak tisu dengan kain perca sebagai bedding (alas sarang). Tempatkan beberapa sarang di dalam kandang.
  3. Tupai kelapa adalah hewan poligami/poliandri.
  4. Seekor tupai betina bisa kawin dengan banyak pejantan, pun tupai pejantan biasanya mengawini lebih dari satu betina. Maka, anda bisa menempatkan 2 atau 3 pasang tupai kelapa dalam satu kandang, dengan sarang disesuaikan dengan jumlah pasangan (1 sarang untuk 1 pasang indukan). Sebaiknya, pilih indukan tupai kelapa yang berumur diatas 5 bulan.
  5. Meski di alam tupai kelapa umumnya kawin setiap bulan april hingga juni, namun ritual kawin tupai kelapa terjadi hampir sepanjang tahun.
  6. Ritual kawin biasanya terjadi dengan 'percakapan' antara jantan dan betina atau lewat proses 'kejar-kejaran' di dalam kandang. Beberapa spesies tupai kadang mengeluarkan suara aneh yang bertujuan menakut-nakuti betina agar berhenti, sehingga si tupai jantan lebih mudah mengawini tupai betina. Proses kawin ini biasanya terjadi antara 40 hingga 60 menit. Sebaiknya, jaga ketersediaan pangan selama proses tupai kelapa kawin ini.
  7. Waktu lamanya kehamilan induk betina tupai kelapa adalah 40 hari.
  8. Selama 40 hari ini, kedua calon induk tupai biasanya terlihat akan 'beres-beres' di kandangnya. Setelah 40 hari, induk betina tupai kelapa akan melahirkan anak tupai. Jumlah bayi tupai kelapa berkisar antara 1-4 ekor bayi tupai. Keadaan bayi tupai kelapa saat dilahirkan oleh induknya adalah tanpa bulu dan mata masih tertutup. Induk betina akan mengurus bayi-bayinya hingga bayinya menginjak usia independent saat berumur 6 - 8 minggu. Sebaiknya, anda tidak menyentuh atau mengusuk bayi-bayi tupai kelapa tersebut hingga mencapai usia independent. Induk tupai kelapa kerap mereject atau tidak mau mengurus bayinya yang sudah 'bau tangan' manusia, sama halnya seperti kucing.
  9. Saat memasuki usia independent, anda bisa memisahkan anakan tupai kelapa ke kandang lain.
  10. Tujuan memisahkan anak tupai kelapa yang sudah dewasa ke kandang lain adalah agar menghindari terjadinya kawin sedarah antar anak dengan induknya, karena hal ini kerap terjadi. Sebaiknya, siapkan kandang lain yang mencukupi untuk beberapa ekor anakan tupai. Meski kadang terlihat sendiri, tupai kelapa hidup secara berkelompok, aktif pada siang hari, dan menghabiskan waktunya di atas pohon. Maka dari itu, sebaiknya sediakan dahan-dahan kering sebagai aksesoris kandang.
Demikian adalah

cara mengawinkan tupai kelapa

. Semoga artikel singkat di atas bisa menjadi acuan bagi siapapun yang ingin breeding tupai kelapa sebagai hewan peliharaan. Terima kasih. (FS)

81 Responses to "Cara Mengawinkan Tupai Kelapa"

Post a Comment

Komentar anda akan dimoderasi oleh Admin.
Pesan anda akan langsung dibalas oleh Drh. Fira Sovica.