Cara Karantina Burung Hantu | Drh. Fira Sovica

Mengkarantina burung hantu

adalah langkah pertama bagi owner burung hantu saat burung hantu miliknya pindah ke tangannya. Karantina pada burung hantu biasanya dilakukan saat burung hantu baru sampai di rumah master barunya. Tujuan dari karantina burung hantu adalah agar burung hantu terhindar dari stress di tempatnya yang baru serta sebagai langkah penyembuhan (recovery) setelah lelah dan stress dalam perjalanan menuju rumah tuan barunya.
Cara Karantina Burung Hantu
Image taken from chrisowlcam.net
Karantina tidak hanya dilakukan saat burung hantu baru sampai rumah tuan barunya saja. Burung hantu juga sebaiknya dikarantina saat sedang sakit. Selain dilihat dari tanda fisik, cara mengetahui burung hantu sakit adalah dengan cara melihat fesesnya. Cara mendeteksi penyakit burung hantu dari fesesnya bisa dibaca di artikel mengetahui kesehatan burung hantu dari fesesnya.


Syarat ruangan yang baik untuk dijadikan tempat mengkarantina burung hantu adalah sebagai berikut:
  • Tidak panas, tidak juga terlalu dingin.
  • Suhu tempat karantina burung hantu sebaiknya memiliki suhu yang stabil. Hindari ruangan yang terlalu panas, terlalu dingin, atau ruangan dengan suhu fluktuatif.
  • Ruangan bising.
  • Hindari ruangan yang terlalu berisik sebagai ruang karantina burung hantu. Salahsatu penyebab stress pada burung hantu adalah suara keras dan mengagetkan.
  • Hindari polusi udara.
  • Paru-paru burung hantu sangat peka terhadap polusi udara, baik itu berupa asap dan sebagainya. Musuh utama paru-paru burung hantu adalah asap rokok. Residu asap rokok sangat berbahaya bagi burung hantu. Sebaiknya, hindarkan asap rokok serta polusi udara apapun saat anda sedang menghandle burung hantu anda, dan khususnya saat burung hantu sedang dikarantina.
Cara mengkarantina burung hantu adalah dengan melepaskannya di ruangan karantina. Iya, anda cukup menaruh perch di ruangan karantina dan membiarkan burung hantu anda menclok di situ. Jika burung hantu anda memiliki tingkat stress yang rendah, tinggalkan burung hantu anda di ruangan karantina selama 6 jam, dengan pemberian pakan setiap 1 jam sekali. Dan jika burung hantu anda memiliki tingkat stress menengah hingga tinggi, lakukan proses karantina selama 12 hingga 24 jam dengan pemberian pakan setiap 1 jam sekali. Anda bisa mengecek level stress jenis burung hantu di artikel jenis burung hantu dan tingkat kesulitan memeliharanya.
Pastikan makanan yang diberikan saat karantina burung hantu adalah makanan yang bebas bahan kimia. Anda bisa mengecek artikel makanan burung hantu berdasarkan jenis burung hantu.
Demikian adalah

cara karantina burung hantu

yang saya tulis berdasarkan pengalaman sebagai orangtua asuh dari burung hantu saya, padma dan errol serta pengalaman sebagai dokter hewan. Semoga artikel tersebut bisa menambah wawasan para penggiat owlry yang sering mampir ke blog ini. Terima kasih. (FS)

190 Responses to "Cara Karantina Burung Hantu"

Post a Comment

Komentar anda akan dimoderasi oleh Admin.
Pesan anda akan langsung dibalas oleh Drh. Fira Sovica.